Tiga Alumni Prodi Sejarah dan Peradaban Islam UIN KHAS Jember Bergabung dalam Tim Pendataan Kebudayaan Kabupaten Jember

Jember, 2026 – Tiga alumni Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, dipercaya untuk bergabung dalam Tim Pendataan Kebudayaan Kabupaten Jember Tahun 2026. Ketiga alumni tersebut adalah Miftakhul Khoiri Hamdan Habibi, Agus Santoso, dan Jergian Jodi.
Keterlibatan mereka ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Jember Nomor: 400.6.1/685/35.09.326/2026 tentang Tim Pendataan Kebudayaan Kabupaten Jember. Penugasan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi akademik dan kapasitas profesional lulusan Prodi Sejarah dan Peradaban Islam dalam bidang penelitian sejarah, dokumentasi budaya, serta pelestarian warisan budaya daerah.
Program Pendataan Kebudayaan Kabupaten Jember merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat basis data kebudayaan yang komprehensif dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendokumentasikan, memetakan, dan memperbarui data berbagai unsur kebudayaan yang berkembang di Kabupaten Jember, baik yang termasuk dalam kategori Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), tradisi lokal, situs bersejarah, cagar budaya, maupun berbagai ekspresi budaya masyarakat. Data yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pelestarian, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan kebudayaan di Kabupaten Jember.
Keikutsertaan Miftakhul Khoiri Hamdan Habibi, Agus Santoso, dan Jergian Jodi dalam tim ini tidak terlepas dari bekal akademik yang mereka peroleh selama menempuh pendidikan di Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam UIN KHAS Jember. Selama masa perkuliahan, mahasiswa dibekali dengan kemampuan penelitian sejarah, metode sejarah, historiografi, dokumentasi sumber, kajian kebudayaan, antropologi, arkeologi, hingga pengelolaan warisan budaya. Berbagai mata kuliah tersebut memberikan landasan teoritis dan metodologis yang kuat untuk melakukan pendataan, verifikasi, serta analisis terhadap berbagai objek dan fenomena kebudayaan di masyarakat.
Selain kemampuan akademik, pengalaman lapangan yang diperoleh melalui kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, praktik dokumentasi sejarah, dan keterlibatan dalam berbagai proyek kebudayaan turut menjadi modal penting dalam mendukung tugas mereka sebagai bagian dari Tim Pendataan Kebudayaan Kabupaten Jember. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi yang dibangun di lingkungan Prodi Sejarah dan Peradaban Islam tidak hanya relevan dalam ranah akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sektor kebudayaan di tingkat daerah.
Keterlibatan ketiga alumni tersebut menjadi bukti bahwa lulusan Prodi Sejarah dan Peradaban Islam UIN KHAS Jember mampu berperan aktif dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia. Diharapkan, partisipasi mereka dalam Tim Pendataan Kebudayaan Kabupaten Jember dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya inventarisasi dan pelestarian kekayaan budaya daerah, sekaligus menginspirasi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus berkarya serta mengabdikan keilmuannya bagi masyarakat.
Tag :