Mahasiswa SPI Ikuti Praktikum Kuliah Lapangan Sejarah Pemikiran Intelektual di Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari Jombang

Home >Berita >Mahasiswa SPI Ikuti Praktikum Kuliah Lapangan Sejarah Pemikiran Intelektual di Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari Jombang
Mahasiswa SPI Ikuti Praktikum Kuliah Lapangan Sejarah Pemikiran Intelektual di Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari Jombang
Preview

JOMBANG, 14 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam (SPI) mengikuti kegiatan Praktikum Kuliah Lapangan mata kuliah Sejarah Pemikiran Intelektual di Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari, Tebuireng, Jombang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan guna memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan pemikiran intelektual Islam di Indonesia.

Kedatangan rombongan mahasiswa disambut langsung oleh kurator Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari, Devan Firmansyah, S.Pd., yang memberikan pengantar mengenai sejarah berdirinya museum, visi pelestarian sejarah Islam Indonesia, serta pentingnya museum sebagai pusat edukasi dan sumber pembelajaran sejarah.

Praktikum Kuliah Lapangan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa melalui pengamatan terhadap berbagai koleksi sejarah yang berkaitan dengan perkembangan Islam di Nusantara. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk mencapai capaian pembelajaran mata kuliah, khususnya dalam memahami dinamika pemikiran para tokoh intelektual Islam, perkembangan lembaga pendidikan Islam, serta kontribusi ulama dalam pembentukan peradaban Islam Indonesia.

Dalam sesi pemaparan materi, Devan Firmansyah menjelaskan bahwa Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari menyimpan beragam koleksi yang merekam perjalanan panjang Islam di Indonesia, mulai dari masa awal penyebaran Islam, perkembangan tradisi intelektual pesantren, hingga peran tokoh-tokoh Muslim dalam perjuangan kebangsaan.

Setelah sesi pengenalan, mahasiswa diajak berkeliling museum untuk mengamati berbagai koleksi yang dipamerkan. Koleksi tersebut meliputi manuskrip, foto dokumentasi, artefak sejarah, diorama perkembangan Islam di Indonesia, serta berbagai informasi mengenai tokoh-tokoh ulama dan intelektual Muslim yang berpengaruh dalam perjalanan bangsa.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa aktif melakukan observasi, pencatatan data, dokumentasi, serta diskusi terkait materi yang diperoleh. Interaksi langsung dengan sumber-sumber sejarah memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang telah dipelajari di ruang kuliah dengan fakta-fakta historis yang tersaji dalam koleksi museum.

Kegiatan pembelajaran lapangan ini memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa. Melalui pengalaman belajar secara langsung, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sejarah pemikiran Islam di Indonesia, memahami konteks sosial dan intelektual yang melatarbelakangi lahirnya berbagai gagasan keislaman, serta meningkatkan kemampuan analisis terhadap sumber-sumber sejarah.

Selain memperkaya wawasan akademik, kunjungan ke Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari juga menjadi sarana untuk menumbuhkan apresiasi mahasiswa terhadap warisan intelektual Islam dan pentingnya pelestarian sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa. Pembelajaran yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga menghadirkan pengalaman reflektif mengenai kontribusi para ulama dan cendekiawan Muslim dalam membangun tradisi keilmuan di Indonesia.

Melalui kegiatan Praktikum Kuliah Lapangan ini, Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam berharap mahasiswa mampu mengembangkan perspektif historis yang lebih luas, memperkuat kompetensi akademik di bidang sejarah Islam, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kajian sejarah dalam memahami perkembangan pemikiran Islam di Indonesia pada masa lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.

 


Tag :

Diposting Pada : 15 Juni 2026, 08:15 | Oleh : M. AL QAUTSAR PRATAMA, M.Hum
Dilihat : 466