Mahasiswa SPI Lakukan Penelusuran Arsip dan Sumber Sejarah di Situs Perlindungan Jepang Kencong

Jember,
22 Mei 2026 – Dalam rangka memenuhi tugas mata
kuliah Penelusuran Arsip dan Sumber Sejarah, mahasiswa Semester VI
Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam melaksanakan kegiatan kunjungan
lapangan ke Situs Perlindungan Jepang yang berada di Kecamatan Kencong,
Kabupaten Jember, pada Jumat (22/5/2026).
Kegiatan ini
bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai sumber-sumber sejarah
lokal, khususnya peninggalan masa pendudukan Jepang di Indonesia. Melalui
observasi langsung di lapangan, mahasiswa dapat mengidentifikasi kondisi fisik
situs, mengumpulkan data sejarah, serta menganalisis nilai historis yang
terkandung dalam peninggalan tersebut.
Situs
Perlindungan Jepang di Kencong merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang
dibangun pada masa pendudukan Jepang sekitar tahun 1942–1945. Situs Perlindungan Jepang ini berada di Dusun
Igir – Igir, Desa Cakru, Kecamatan Kencong yang tediri dari 7 titik lokasi
mulai dari Dapur Umum, Penjara, hingga adanya dugaan Banker Bawah Tanah.
Bangunan ini diduga berfungsi sebagai tempat perlindungan atau pertahanan
militer yang digunakan untuk mendukung strategi pertahanan Jepang selama Perang
Dunia II. Keberadaan situs ini menjadi bukti nyata
jejak sejarah pendudukan Jepang di wilayah Kabupaten Jember.
Selama
kunjungan berlangsung, mahasiswa melakukan pengamatan terhadap struktur
bangunan, mendokumentasikan kondisi situs, serta mencatat berbagai informasi
yang diperoleh dari lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi sarana
pembelajaran langsung mengenai metode penelitian sejarah, khususnya dalam
menelusuri sumber sejarah berupa benda atau artefak yang masih tersisa hingga
saat ini.
Dengan adanya kunjungan kegiatan lapangan seperti
ini sangat membantu mahasiswa dalam memahami sejarah secara lebih konkret.
Tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, mahasiswa juga dapat melihat
secara langsung bukti-bukti sejarah yang menjadi sumber kajian akademik.
Selain
meningkatkan pemahaman mengenai sejarah lokal, kunjungan ini diharapkan dapat
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian cagar budaya dan peninggalan
sejarah. Situs-situs bersejarah seperti Perlindungan Jepang di Kencong memiliki
nilai edukatif yang tinggi dan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi generasi
mendatang.
Melalui
kegiatan penelusuran arsip dan sumber sejarah ini, mahasiswa Program Studi
Sejarah dan Peradaban Islam diharapkan mampu mengembangkan keterampilan
penelitian sejarah secara lebih komprehensif, mulai dari identifikasi sumber,
pengumpulan data, hingga analisis terhadap fakta-fakta sejarah yang ditemukan
di lapangan. Dengan demikian, pembelajaran sejarah tidak hanya bersifat
teoritis, tetapi juga didukung oleh pengalaman empiris melalui studi lapangan
secara langsung.
Penulis: Wahyu Indra Sudrajat
Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam
Tag :