Cetak Sejarah, Mahasiswi IAT FUAH Lulus Tanpa Skripsi Berkat Publikasi Jurnal Sinta 3

Home >Berita >Cetak Sejarah, Mahasiswi IAT FUAH Lulus Tanpa Skripsi Berkat Publikasi Jurnal Sinta 3
Cetak Sejarah, Mahasiswi IAT FUAH Lulus Tanpa Skripsi Berkat Publikasi Jurnal Sinta 3
Preview


JEMBER – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq  Jember menorehkan sejarah baru dalam bidang akademik. Silsilu Durrotil Bahiyah, mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT), berhasil menjadi mahasiswa pertama di lingkungan FUAH yang dinyatakan lulus sarjana tanpa jalur skripsi konvensional.

Kelulusan monumental ini diraih melalui skema konversi tugas akhir setelah artikel ilmiah hasil kolaborasinya bersama dosen IAT sekaligus Koordinator Program Studi IAT, Abdulloh Dardum, resmi diterbitkan di Jurnal Riset Agama, Volume 6, Nomor 1 (2026) UIN Sunan Gunung Djati Bandung . Jurnal tersebut merupakan jurnal ilmiah nasional bereputasi yang telah terindeks SINTA 3.

Penelitian yang menghantarkan Silsilu menuju gelar sarjana ini berjudul "The Living Qur’an Jar as Qur’an-ic Psychospiritual Support for Inner Peace among Patients with Systemic Lupus Erythematosus". Riset tersebut mengambil lokus di Jember dengan melibatkan komunitas penyintas lupus setempat, yaitu grup "Taretan Kupu Jember".

Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dan metode analisis Colaizzi, riset ini mengeksplorasi makna psikospiritual yang dibangun oleh lima perempuan Muslim penyandang Systemic Lupus Erythematosus (SLE)—sebuah penyakit autoimun kronis. Para partisipan dilibatkan dalam penggunaan The Living Qur’an Jar sebagai media refleksi Qur'ani harian selama tujuh hari berturut-turut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dengan The Living Qur’an Jar memberikan dampak signifikan terhadap kondisi psikologis dan spiritual pasien. Melalui media tersebut, para penyintas merasa didampingi secara spiritual oleh Allah SWT, lebih mampu mengelola tekanan emosional, serta berhasil memaknai ulang rasa sakit yang dihadapi melalui sikap kesabaran dan tawakal. Dalam kajian ini, The Living Qur’an Jar tidak diposisikan sebagai terapi klinis medis, melainkan sebagai praktik psychospiritual berbasis Al-Qur'an (Qur’anic mindfulness) yang mendukung regulasi emosi dan penguatan spiritual pasien.

Keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen ini menjadi bukti nyata berjalannya iklim akademik yang adaptif di UIN KHAS Jember, khususnya dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Skema kelulusan berbasis publikasi jurnal SINTA 2 ini diharapkan dapat menjadi preseden positif sekaligus pemantik motivasi bagi mahasiswa lain di lingkungan FUAH untuk menghasilkan karya ilmiah yang metodologis dan berkontribusi langsung pada pemecahan masalah psikososial di masyarakat.

Melalui terbitnya artikel ilmiah ini, Silsilu Durrotil Bahiyah tidak hanya berhasil menyelesaikan studi sarjananya dengan menorehkan prestasi, tetapi juga memberikan kontribusi teoretis yang berharga pada kajian pengalaman pasien Muslim yang tengah berjuang menghadapi penyakit kronis.



Tag :

Diposting Pada : 28 Juni 2026, 11:53 | Oleh : M. AL QAUTSAR PRATAMA, M.Hum
Dilihat : 398