Alumni Prodi Sejarah dan Peradaban Islam FUAH UIN KHAS Jember Lolos Program Akuisisi Pengetahuan Lokal BRIN 2026

JEMBER. Kabar membanggakan kembali datang dari alumni Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Salah satu alumni SPI 2022, M. Imam Baihaqi, berhasil meloloskan karyanya dalam program prestisius Akuisisi Pengetahuan Lokal Periode III Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Berdasarkan pengumuman resmi hasil seleksi Periode III Tahun 2026 untuk pengusul non-BRIN (skema reguler dan bengkel karya), proposal audiovisual yang diajukan oleh M. Imam Baihaqi berhasil menyisihkan puluhan usulan dari berbagai wilayah di Indonesia. Dari total 65 karya audiovisual yang masuk ke meja panitia seleksi pada bulan Mei 2026, hanya 44 karya yang dinyatakan lolos penilaian dan layak diterima.
Secara keseluruhan, pada periode ini BRIN mengakuisisi 112 karya yang terdiri dari 68 karya dalam bentuk buku dan 44 karya dalam bentuk audiovisual.
Bergabung di bawah lembaga Yayasan Studi Sejarah Kulit Pohon Jember, M. Imam Baihaqi mengusulkan karya audiovisual dalam kategori Dokumentasi Inovatif Kreatif. Karya yang berhasil lolos seleksi ketat ini berjudul:
"Jejak Arkeologis yang Tersisa dari Makna Historis dan Narasi Lokal: Kompleks Makam Sunan Bejagung"
Karya audiovisual ini fokus membedah peninggalan arkeologis serta merajut kembali narasi sejarah lokal dan memori kolektif masyarakat di sekitar Kompleks Makam Sunan Bejagung. Melalui pendekatan dokumenter yang inovatif dan kreatif, karya ini dinilai berhasil memenuhi standar tinggi BRIN dalam upaya preservasi, dokumentasi, dan penyebarluasan pengetahuan lokal yang terancam punah atau belum banyak terekspos ke publik.
Keberhasilan M. Imam Baihaqi ini menjadi bukti nyata bahwa alumni Prodi Sejarah dan Peradaban Islam FUAH UIN KHAS Jember memiliki daya saing yang tinggi, tidak hanya di bidang akademis murni, tetapi juga dalam industri kreatif-dokumenter berbasis riset sejarah. Program Akuisisi Pengetahuan Lokal BRIN sendiri merupakan agenda nasional strategis yang bertujuan untuk menyelamatkan, melestarikan, dan mendiseminasikan kekayaan pengetahuan tradisional serta sejarah lokal dari berbagai sudut nusantara agar dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat luas.
Selamat kepada M. Imam Baihaqi! Semoga pencapaian ini dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa aktif maupun alumni FUAH UIN KHAS Jember lainnya untuk terus berkarya, meneliti, dan mengabdi demi lestarinya sejarah dan peradaban Islam serta kearifan lokal Indonesia.
Tag :