Novia Ulfa Isnaini, Mahasiswi IAT UIN KHAS Jember, Lolos Simposium Internasional di Istanbul dengan Kajian Eco-Spirituality dan Krisis Iklim

Jember – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswi Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora (FUAH), UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember. Novia Ulfa Isnaini berhasil lolos seleksi abstrak pada ajang 13th International Bediuzzaman Symposium yang akan diselenggarakan di Istanbul, Turki, pada Oktober 2026.
Dalam simposium internasional tersebut, Novia mengajukan abstrak berjudul “Reconstruction of Environmental Ethic Based on Eco-Spirituality: A Study of the Spiritual Approach to the Climate Crisis from the Perspective of Said Nursi.” Tulisan tersebut mengkaji rekonstruksi etika lingkungan berbasis eco-spirituality dengan menelaah pendekatan spiritual terhadap krisis iklim melalui perspektif pemikiran Said Nursi, seorang ulama dan pembaru Islam terkemuka dari Turki.
Keberhasilan lolosnya abstrak ini menjadi pencapaian yang istimewa mengingat tingginya tingkat persaingan dalam simposium tersebut. Berdasarkan rilis resmi panitia, simposium bertajuk “The 13th International Bediuzzaman Symposium: Qur'anic Solutions to Global Crises” menerima sebanyak 668 makalah yang berasal dari 60 negara di enam benua. Kegiatan ini juga melibatkan 448 lembaga dan organisasi internasional serta diikuti oleh ratusan akademisi, cendekiawan, ulama, perwakilan media, pemimpin opini, dan unsur masyarakat sipil dari berbagai belahan dunia.
Panitia menyampaikan bahwa simposium ini berkembang menjadi platform ilmiah internasional yang berupaya mencari solusi atas berbagai krisis material dan spiritual yang dihadapi umat manusia dengan berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah. Selain itu, forum tersebut menjadi ruang dialog akademik untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang ditawarkan oleh peradaban Islam dalam menjawab tantangan global secara ilmiah dan konstruktif.
Topik yang diangkat Novia dinilai relevan dengan tema besar simposium, khususnya dalam merespons isu krisis iklim yang saat ini menjadi perhatian dunia. Melalui pendekatan eco-spirituality, penelitian tersebut menawarkan perspektif bahwa penyelesaian persoalan lingkungan tidak hanya memerlukan solusi teknis dan kebijakan, tetapi juga transformasi kesadaran spiritual manusia dalam memandang alam sebagai amanah yang harus dijaga.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN KHAS Jember mampu berkontribusi dalam forum akademik internasional melalui kajian-kajian yang responsif terhadap isu global dan berakar pada khazanah pemikiran Islam. Keberhasilan Novia Ulfa Isnaini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta aktif berpartisipasi dalam forum-forum ilmiah bertaraf internasional.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat eksistensi Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir FUAH UIN KHAS Jember sebagai ruang pengembangan kajian keislaman yang mampu berdialog dengan berbagai persoalan kontemporer, termasuk isu lingkungan dan keberlanjutan global.
Tag :